Ukuran rumah – Halo, para pejuang rumah impian! Saya yakin, kamu pasti pernah merasakan ini: lagi asyik scrolling media sosial atau portal properti, lalu mata tertuju pada sebuah iklan perumahan yang menarik. Fotonya bagus, lokasinya oke, harganya… lumayan. Lalu kamu baca deskripsinya: “Tersedia Rumah Tipe 36/72, Siap Huni!”

Di artikel ini, saya akan mengajakmu melakukan “tur virtual” untuk membongkar semua kode rahasia ini. Kita akan kupas tuntas berbagai tipe tipe rumah yang ada di Indonesia, dari yang paling mungil sampai yang paling megah.

Yuk, kita mulai!

Mengenal 10 Tipe Ukuran Rumah di Indonesia

Sebelum kita menyelam lebih dalam ke setiap jenis tipe rumah, ada baiknya kita lihat rangkuman cepatnya dulu. Anggap saja ini sebagai peta perjalanan kita. Sistem penamaan tipe tipe perumahan ini sebenarnya adalah sebuah standarisasi yang dipopulerkan oleh para pengembang. Tujuannya? Untuk mempermudah proses konstruksi, pemasaran, dan tentu saja, pengajuan kredit atau KPR.

jasa desain rumah siteplan perumahan

desain perumahan gaya scandinavian

Standarisasi ini tanpa sadar telah membentuk sebuah “tangga” kepemilikan rumah bagi banyak keluarga di Indonesia. Perjalanan sering kali dimulai dari Tipe 21 atau 36, lalu seiring dengan bertambahnya anggota keluarga dan pendapatan, banyak yang bercita-cita untuk upgrade ke Tipe 45, 60, dan seterusnya.

Tabel 1: Rangkuman Cepat Tipe-Tipe Rumah Populer di Indonesia

Tipe RumahLuas Bangunan (m2)Perkiraan KonfigurasiIdeal UntukPoin Kunci
2121-241 KT, 1 KM, 1 Ruang MultifungsiLajang, Pasangan BaruPaling terjangkau, langkah pertama kepemilikan rumah.
36362 KT, 1 KM, Ruang Tamu & DapurKeluarga Kecil (1 anak)Tipe paling populer & favorit untuk KPR.
45452 KT (lebih luas), 1 KM, Ruang TamuKeluarga Kecil (1-2 anak)Upgrade pertama, keseimbangan harga & kenyamanan.
54542-3 KT, 2 KM, Ruang KeluargaKeluarga BerkembangRuang lebih lega, mulai ada privasi antar ruangan.
60603 KT, 2 KM, Ruang Tamu LuasKeluarga Mapan (2-3 anak)Awal kemapanan, nyaman untuk berkumpul keluarga.
70703-4 KT, 2+ KM, Sering 2 LantaiKeluarga Menengah ke AtasGerbang menuju hunian premium, lebih fleksibel.
90903-4 KT, Kamar Mandi DalamKeluarga Mapan & BesarLahan luas jadi prioritas, cocok untuk taman & outdoor.
1001003-4+ KT, Ruang Kerja/HobiKeluarga dengan Kebutuhan SpesifikDesain modern, bisa integrasi smart home.
1201204+ KT, Garasi 2 MobilKeluarga Besar, Kalangan AtasKategori mewah, kualitas material jadi utama.
>120120+Sangat Kustom, Bisa Ada Kolam RenangKeluarga Besar Multi-GenerasiDesain custom sesuai impian, simbol warisan.

Sekarang, mari kita bedah satu per satu lebih detail.

Rumah Tipe 21

Denah Rumah Tipe 21 1 Kamar Tidur

Ini adalah ukuran rumah paling kecil yang umum ditawarkan oleh developer. Dengan luas rumah sekitar 21 m2 hingga 24 m2, Tipe 21 sering disebut sebagai Rumah Sangat Sederhana (RSS). Biasanya, rumah ini terdiri dari satu kamar tidur, satu kamar mandi, dan satu ruang serbaguna yang berfungsi sebagai ruang tamu, ruang makan, sekaligus dapur.

  • Untuk Siapa? Tipe ini sangat ideal untuk kamu yang masih lajang, mahasiswa, pasangan yang baru saja menikah dan belum berencana punya anak, atau bahkan sebagai instrumen investasi pertama. Prinsip “lebih baik kecil tapi milik sendiri daripada mengontrak” sangat relevan di sini.
  • Kelebihan: Harganya yang paling terjangkau membuat cicilannya sangat ringan. Perawatannya pun mudah dan tidak memakan banyak waktu. Karena ukurannya yang mungil, kamu tidak perlu banyak perabotan.

Rumah Tipe 36

Desain Rumah Tipe 36 gaya scandinavian

Kalau ada kompetisi popularitas, Tipe 36 adalah juaranya. Inilah tipe rumah kpr yang paling banyak dicari dan dibangun di Indonesia. Dengan luas bangunan 36 m2, biasanya dengan dimensi 6×6 meter, rumah ini menawarkan keseimbangan yang pas antara fungsi, harga, dan potensi pengembangan.

  • Untuk Siapa? Tipe 36 adalah pilihan paling favorit untuk pasangan muda dan keluarga kecil dengan satu anak.
  • Konfigurasi Umum: Biasanya memiliki 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, ruang tamu yang menyatu dengan ruang keluarga, serta dapur. Lahan yang umum digunakan adalah seluas 60 m2 atau 72 m2, sehingga masih ada sisa lahan di belakang untuk taman kecil atau area cuci jemur.
  • Kelebihan: Tipe 36 adalah titik temu yang sempurna. Harganya masih terjangkau oleh banyak kalangan melalui skema KPR, fungsinya sudah mencukupi untuk keluarga kecil, dan masih menyisakan ruang untuk direnovasi di kemudian hari.

Rumah Tipe 45

Denah Rumah Tipe 45 dengan Carport

Denah Rumah Tipe 45 dengan Carport

Tipe 45 adalah langkah upgrade pertama yang signifikan dalam perjalanan kepemilikan rumah. Tambahan luas sekitar 9 m2 dari Tipe 36 mungkin terdengar sedikit, tapi percayalah, dampaknya pada kenyamanan sangat terasa. Ruangan menjadi lebih lega, sirkulasi udara lebih baik, dan penataan interior jadi lebih fleksibel.

  • Untuk Siapa? Sangat cocok untuk keluarga kecil dengan satu atau dua anak yang menginginkan ruang gerak lebih dan berencana untuk tinggal dalam jangka waktu yang lebih lama.
  • Konfigurasi Umum: Memiliki 2 kamar tidur dengan ukuran yang lebih besar dari Tipe 36, 1 kamar mandi (kadang ada yang 2), ruang tamu yang lebih luas, dan seringkali sudah ada area khusus untuk ruang makan.
  • Kelebihan: Memberikan peningkatan kualitas hidup yang nyata. Kamu bisa menempatkan sofa yang lebih besar, meja makan untuk 4 orang, dan anak-anak punya ruang bermain yang lebih leluasa.

Rumah Tipe 54

Memasuki Tipe 54, kita mulai berbicara tentang rumah yang dirancang untuk mengakomodasi pertumbuhan keluarga. Kehadiran kamar tidur ketiga menjadi pembeda utama. Ini adalah jawaban bagi keluarga yang anaknya mulai beranjak remaja dan butuh privasi, atau bagi para profesional yang membutuhkan ruang kerja khusus di rumah.

  • Untuk Siapa? Ideal untuk keluarga dengan dua anak atau lebih yang membutuhkan kamar tambahan dan pemisahan ruang yang lebih jelas.
  • Konfigurasi Umum: Bisa memiliki 2 hingga 3 kamar tidur, 2 kamar mandi, serta pemisahan yang jelas antara ruang tamu untuk menerima tamu dan ruang keluarga untuk bersantai.
  • Kelebihan: Tipe ini menandai transisi dari “rumah pertama” menjadi “rumah keluarga” yang lebih mapan. Pembagian ruangnya jauh lebih baik dan nyaman untuk dihuni dalam jangka panjang.

Rumah Tipe 60

Tipe 60 membawa kita dari sekadar fungsionalitas menuju kenyamanan dan gaya hidup. Di tipe ini, kamu tidak lagi hanya berpikir “cukup”, tapi sudah mulai memikirkan “nyaman”. Ruang tamu yang besar menjadi pusat aktivitas keluarga, tempat berkumpul, bercerita, dan menciptakan kenangan.

  • Untuk Siapa? Cocok untuk keluarga mapan dengan dua atau tiga anak yang mengutamakan kenyamanan dan ruang komunal yang luas.
  • Konfigurasi Umum: Umumnya memiliki 3 kamar tidur, 2 kamar mandi, dan ruang tamu yang benar-benar lega. Tipe ini juga sering dirancang sebagai rumah dua lantai untuk memaksimalkan pemanfaatan ruang.
  • Kelebihan: Kamu bisa menempatkan perabotan yang lebih besar tanpa khawatir ruangan terasa sempit. Konsep desain interior juga bisa lebih dieksplorasi.

Rumah Tipe 70

Selamat datang di gerbang menuju hunian premium. Di Tipe 70, percakapan mulai bergeser dari berapa banyak kamar menjadi ada kamar apa saja. Fleksibilitas desain menjadi jauh lebih tinggi. Kamu bisa mulai memikirkan ruang-ruang tambahan yang menunjang hobi atau gaya hidup.

  • Untuk Siapa? Keluarga besar atau masyarakat kelas menengah ke atas yang menginginkan hunian yang sangat lega dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan spesifik.
  • Konfigurasi Umum: Bisa memiliki 3 hingga 4 kamar tidur, 2 kamar mandi atau lebih, dan seringkali dibangun menjadi 2 lantai. Fasilitas tambahan seperti rooftop kecil, ruang kerja, atau ruang ibadah pribadi menjadi sangat mungkin untuk diwujudkan.
  • Kelebihan: Memberikan keleluasaan luar biasa dalam desain. Rumah tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tapi juga sebagai cerminan status sosial dan pilihan gaya hidup.

Rumah Tipe 90

Pada Tipe 90, luas rumah dan luas tanah menjadi sama pentingnya. Lahan yang lapang membuka peluang untuk desain lanskap yang serius. Taman belakang yang asri, gazebo untuk bersantai sore hari, atau kolam ikan koi bukan lagi sekadar impian.

  • Untuk Siapa? Kaum menengah ke atas yang sudah mapan dan menginginkan rumah sebagai sebuah pernyataan personal.
  • Konfigurasi Umum: Memiliki 3-4 kamar tidur yang sangat luas, beberapa kamar mandi dalam (en-suite), ruang keluarga dan ruang makan yang terpisah, serta halaman yang sangat luas.
  • Kelebihan: Rumah menjadi pusat hiburan dan kegiatan sosial. Kamu bisa dengan nyaman mengadakan acara arisan, barbeku, atau kumpul keluarga besar tanpa merasa sesak.

Rumah Tipe 100

rumah type 100 2 lantai

Di level ini, tren arsitektur modern seperti konsep open-plan (ruang terbuka tanpa sekat), integrasi teknologi smart home, dan fitur desain berkelanjutan mulai menjadi hal yang umum. Rumah Tipe 100 adalah tentang menciptakan lingkungan hidup yang sangat personal, canggih, dan efisien.

  • Untuk Siapa? Keluarga besar atau mereka yang memiliki kebutuhan fungsional yang sangat spesifik, seperti studio musik, home office profesional, atau home gym.
  • Konfigurasi Umum: Sangat bervariasi, namun umumnya memiliki 3-4+ kamar tidur, ruang kerja, ruang hiburan, dan dapur modern yang terintegrasi dengan ruang keluarga.
  • Kelebihan: Desainnya tidak lagi terikat pada template developer, melainkan dibuat khusus untuk mengakomodasi gaya hidup unik pemiliknya.

Rumah Tipe 120

denah rumah type 120 2 lantai dengan 3 kamar tidur

Rumah Tipe 120 sudah masuk dalam kategori hunian mewah. Di sini, kualitas material, detail finishing, dan nama besar arsitek atau developernya menjadi nilai jual utama. Ini adalah sebuah aset yang melambangkan kesuksesan dan komitmen pada gaya hidup kelas atas.

  • Untuk Siapa? Kalangan atas, keluarga besar, atau siapa pun yang menginginkan hunian premium dengan segala fasilitas terbaik.
  • Konfigurasi Umum: Minimal 4 kamar tidur (seringkali dengan walk-in closet dan kamar mandi dalam di setiap kamar), garasi untuk 2 mobil, taman yang luas, dan seringkali sudah dilengkapi fitur smart home canggih.
  • Kelebihan: Menawarkan privasi, kenyamanan, dan kemewahan tingkat tinggi. Biasanya terletak di dalam klaster eksklusif dengan keamanan 24 jam dan layanan purna jual yang prima.

Rumah Tipe >120

Ini adalah kategori yang melampaui semua type type rumah standar. Kita berbicara tentang arsitektur bespoke atau custom, di mana rumah dirancang dari nol untuk memenuhi setiap detail keinginan pemilik. Luasnya bisa 150 m2, 200 m2, atau bahkan lebih.

  • Untuk Siapa? Kalangan high-net-worth, keluarga besar multi-generasi (tinggal bersama orang tua dan anak-cucu), atau mereka yang membangun rumah sebagai sebuah warisan.
  • Konfigurasi Umum: Langit adalah batasnya. Kolam renang pribadi, home theater, ruang biliar, lift, hingga paviliun tamu adalah hal yang lumrah. Desainnya seringkali melibatkan kolaborasi intensif dengan arsitek ternama.
  • Kelebihan: Rumah ini adalah manifestasi puncak dari impian, sebuah mahakarya personal yang dirancang untuk dinikmati dari generasi ke generasi.

Ukuran Rumah Terbaik Berdasarkan Jumlah Keluarga

Ukuran Rumah Terbaik Berdasarkan Jumlah Keluarga

Setelah mengenal berbagai tipe tipe rumah, pertanyaan selanjutnya adalah: mana yang paling pas untuk saya? Jawabannya tentu sangat personal, tapi ada panduan sederhana yang bisa kita gunakan. Para ahli tata ruang sering menyebutkan bahwa ruang gerak ideal untuk satu orang agar merasa nyaman di dalam rumah adalah sekitar 9 meter persegi. Mari kita coba terapkan ini.

Untuk 1-2 Orang (Lajang atau Pasangan Baru)

  • Rekomendasi: Tipe 21 hingga Tipe 36.
  • Alasan: Untuk satu atau dua orang, luas 21-36 m2 sudah lebih dari cukup untuk beraktivitas dengan nyaman. Kamu mendapatkan semua fungsi dasar rumah tanpa dibebani biaya perawatan, listrik, dan pajak yang tinggi. Tipe 21 sangat efisien, sementara Tipe 36 memberikan sedikit “ruang napas” dan antisipasi jika ada rencana menambah anggota keluarga dalam beberapa tahun ke depan.

Untuk 3-4 Orang (Keluarga Kecil dengan 1-2 Anak)

  • Rekomendasi: Tipe 36 hingga Tipe 54.
  • Alasan: Dengan 3-4 anggota keluarga, kebutuhan akan minimal 2 kamar tidur menjadi mutlak. Tipe 36 adalah standar minimal yang nyaman. Namun, Tipe 45 sering dianggap sebagai pilihan ideal karena memberikan keseimbangan sempurna antara harga dan kenyamanan. Jika kamu butuh kamar ekstra untuk anak kedua atau ruang kerja, Tipe 54 adalah pilihan premium yang sangat layak dipertimbangkan.

Untuk 5-6 Orang (Keluarga Menengah)

  • Rekomendasi: Tipe 60 hingga Tipe 90.
  • Alasan: Di tahap ini, kebutuhan akan 3 kamar tidur yang layak menjadi krusial. Tipe 60 atau 70 adalah pilihan yang sangat pas, terutama jika bisa dibangun menjadi 2 lantai. Dengan 2 lantai, kamu bisa memisahkan area publik (ruang tamu, dapur di lantai 1) dengan area privat (kamar tidur di lantai 2), sehingga privasi setiap anggota keluarga lebih terjaga.

Untuk 7 Orang atau Lebih (Keluarga Besar)

  • Rekomendasi: Tipe 90 ke atas.
  • Alasan: Untuk keluarga besar yang mungkin tinggal bersama orang tua (multi-generasi), Tipe 90, 100, 120, atau lebih besar menjadi sebuah kebutuhan. Ini bukan lagi hanya soal jumlah kamar, tapi juga tentang menyediakan ruang komunal (ruang keluarga, ruang makan) yang sangat besar agar tidak terasa sesak saat semua berkumpul. Selain itu, tipe ini memungkinkan adanya kamar untuk asisten rumah tangga atau paviliun terpisah untuk orang tua.

Satu strategi cerdas yang sering diterapkan adalah konsep “rumah tumbuh”. Kamu bisa membeli rumah dengan tipe lebih kecil (misal, Tipe 36) tapi di atas lahan yang lebih luas (misal, 90 m2). Dengan begitu, investasi awal lebih ringan, dan kamu punya fleksibilitas untuk menambah ruangan atau bahkan lantai di masa depan seiring dengan pertumbuhan keluarga dan kemampuan finansial.

Wujudkan Rumah Impian Anda bersama Dinasti Nawa Karya

Setelah tahu berbagai jenis tipe rumah dan ukuran yang ideal, langkah selanjutnya adalah mewujudkannya. Menerjemahkan ide dan kebutuhan menjadi sebuah desain yang fungsional, estetis, dan kokoh tentu membutuhkan keahlian. Di sinilah peran arsitek profesional menjadi sangat krusial.

Siapakah Dinasti Nawa Karya?

CV Dinasti Nawa Karya Logo

Saya ingin memperkenalkanmu pada Dinasti Nawa Karya. Mereka bukan sekadar perusahaan, melainkan partner terbaikmu dalam membangun rumah impian. Berbasis di Kediri, Dinasti Nawa Karya adalah tim yang terdiri dari para arsitek, desainer interior, ahli struktur, dan kontraktor berpengalaman yang siap membantumu dari nol hingga rumah impianmu berdiri kokoh. Jangkauan layanan mereka tidak main-main, siap melayani kebutuhan desain dan konstruksi di seluruh Indonesia hingga Asia.

Layanan Komprehensif dari Dinasti Nawa Karya

Galeri Layanan Jasa Arsitek Desain Rumah dan Kontraktor CV. Dinasti Nawa Karya

Apa pun kebutuhanmu, mereka punya solusinya. Layanan mereka dirancang untuk menjawab setiap tahap dalam perjalanan membangun rumah.

  • a. Jasa Desain Rumah Minimalis Modern
    Suka dengan gaya Tipe 45 atau 60 yang simpel tapi elegan? Atau mungkin kamu punya konsep modern tropis impian? Tim arsitek mereka adalah jagonya dalam merancang fasad dan denah yang sesuai dengan seleramu.
  • b. Arsitek Perumahan, KPR dan Siteplan
    Berencana membangun sebuah tipe perumahan atau butuh desain yang sudah terstandarisasi agar lolos pengajuan ukuran rumah kpr? Mereka sangat paham regulasi, standar perbankan, dan cara membuat siteplan yang efisien.
  • c. Jasa Gambar Rumah Minimalis Modern
    Masih bingung membayangkan denah 2D? Layanan gambar 3D mereka akan membuatmu bisa “berjalan-jalan” di dalam rumah impianmu bahkan sebelum batu pertamanya diletakkan. Ini sangat membantu untuk memastikan setiap sudut ruang sesuai dengan keinginan.
  • d. Interior Home Design
    Ingat, rumah Tipe 36 pun bisa terasa super lega dengan penataan interior yang tepat. Biarkan para ahli desainer interior mereka yang merancang penempatan furnitur, pemilihan warna, dan pencahayaan agar rumahmu terasa lebih nyaman dan luas.
  • e. Konsultan Struktur Bangunan
    Berencana membuat “rumah tumbuh” dengan menambah lantai di masa depan? Perhitungan struktur yang kuat dan akurat sejak awal adalah kuncinya. Tim ahli struktur mereka akan memastikan rumahmu aman, kokoh, dan siap untuk dikembangkan.
  • f. Renovasi dan Kontraktor Rumah
    Sudah punya rumah tapi ingin diperluas atau di-makeover? Dinasti Nawa Karya bisa menanganinya secara menyeluruh, mulai dari desain ulang hingga pelaksanaan konstruksi, memastikan hasilnya rapi dan sesuai ekspektasi.

Hubungi Kami

Langkah pertama menuju rumah impianmu hanya sejauh satu klik atau telepon. Jangan tunda lagi. Konsultasikan idemu sekarang dan biarkan tim profesional dari Dinasti Nawa Karya mengubahnya menjadi kenyataan.

Kesimpulan

Memilih ukuran rumah adalah salah satu keputusan terbesar dalam hidup. Ingatlah tiga hal utama: pertama, tipe rumah adalah tentang luas bangunan, yang menentukan ruang hidupmu. Kedua, ukuran yang ideal sangat bergantung pada jumlah anggota keluarga saat ini dan rencana masa depanmu. Ketiga, memilih tipe yang tepat bukan hanya soal gengsi, melainkan sebuah investasi jangka panjang untuk kenyamanan dan kebahagiaan keluargamu.

Perjalanan ini mungkin terasa panjang, tapi percayalah, ini adalah perjalanan yang sangat memuaskan. Dan dengan didampingi partner yang tepat seperti Dinasti Nawa Karya, jalanmu akan menjadi jauh lebih mudah dan menyenangkan. Selamat membangun istana impianmu!

FAQ Seputar Ukuran Rumah

Tipe Ukuran Rumah Paling Kecil Hingga Besar

Saya tahu, memilih rumah itu banyak sekali pertimbangannya. Wajar kalau masih ada pertanyaan yang mengganjal di benakmu. Yuk, kita bahas beberapa pertanyaan yang paling sering muncul!

  1. Apa bedanya luas bangunan dan luas tanah? Kenapa keduanya penting?

Tentu saja berbeda dan keduanya sama-sama penting! Luas bangunan adalah total luas lantai di dalam rumahmu (misalnya 36 m2 untuk Tipe 36). Inilah ruang tempat kamu beraktivitas sehari-hari. Sementara itu, luas tanah adalah ukuran total kavling tempat rumahmu berdiri (misalnya 72 m2). Selisih antara luas tanah dan luas bangunan adalah ruang terbukamu. Ruang ini sangat krusial karena menentukan seberapa besar taman yang bisa kamu punya, cukup tidaknya untuk parkir mobil, dan yang terpenting, menjadi potensi untuk renovasi atau perluasan di masa depan.

  1. Tipe rumah apa yang paling umum dan bagus untuk KPR?

Juaranya sudah pasti Tipe 36 dan Tipe 45. Kedua tipe rumah kpr ini adalah favorit bank dan juga pembeli. Dari sisi bank, harga kedua tipe ini relatif terjangkau dengan pasar yang sangat besar, sehingga risikonya lebih rendah. Dari sisi kamu sebagai pembeli, Tipe 36 dan 45 menawarkan keseimbangan terbaik antara harga yang masuk akal, fungsi yang sudah mencukupi untuk keluarga kecil, dan nominal cicilan bulanan yang masih bisa dijangkau oleh banyak kalangan pekerja.

  1. Saya masih lajang, tapi berencana menikah 2-3 tahun lagi. Sebaiknya pilih rumah tipe apa?

Ini adalah dilema klasik antara kebutuhan saat ini dan rencana masa depan. Tipe 21 memang cukup untukmu sekarang, tapi Tipe 36 adalah pilihan yang jauh lebih bijak dan visioner. Dengan Tipe 36, kamu mendapatkan dua kamar. Selama masih sendiri, satu kamar bisa kamu sewakan untuk membantu meringankan cicilan, atau dijadikan ruang kerja. Ketika nanti kamu menikah dan punya anak, rumahnya sudah siap tanpa perlu pusing pindah atau renovasi besar-besaran. Ini adalah langkah antisipasi yang cerdas.

  1. Apakah lebih baik membeli rumah yang lebih besar dari kebutuhan untuk investasi?

Belum tentu. Rumah yang lebih besar memang terkesan lebih “wah”, tapi ingat, itu juga berarti biaya perawatan yang lebih mahal, tagihan listrik dan air yang lebih besar, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang lebih tinggi, serta cicilan yang lebih berat. Investasi properti yang baik bukan soal ukuran, tapi soal likuiditas (kemudahan untuk dijual atau disewakan). Seringkali, rumah Tipe 36 atau 45 di lokasi yang strategis jauh lebih cepat laku dan mudah disewakan daripada rumah Tipe 90 di lokasi yang kurang berkembang.

  1. Bagaimana cara memaksimalkan ruang di rumah tipe kecil seperti Tipe 36?

Kuncinya ada pada desain interior yang cerdas dan kreatif. Pertama, gunakan furnitur multifungsi seperti sofa bed atau meja makan lipat. Kedua, terapkan konsep ruang terbuka (open-plan) dengan menyatukan area ruang tamu, ruang makan, dan dapur tanpa sekat masif. Ketiga, manfaatkan ruang vertikal dengan membuat rak atau lemari yang tinggi hingga menyentuh plafon. Terakhir, gunakan cat berwarna cerah, pencahayaan yang baik, dan cermin besar untuk menciptakan ilusi ruangan yang terasa lebih luas dan lapang.

  1. Apa saja yang harus saya tanyakan pada developer tentang tipe rumah yang mereka tawarkan?

Jangan hanya tergiur brosur! Tanyakan hal-hal teknis yang detail. Tanyakan spesifikasi material yang digunakan: merek keramiknya apa, rangka atapnya pakai baja ringan jenis apa, kloset dan shower merek apa. Tanyakan juga status legalitasnya, apakah Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sudah terbit untuk tipe rumah tersebut. Selain itu, tanyakan fasilitas umum apa saja yang akan dibangun di sekitar perumahan dan yang paling penting, tanyakan apa saja aturan renovasi yang berlaku di kompleks tersebut.

  1. Apakah semua rumah dengan tipe yang sama (misal Tipe 45) memiliki denah yang sama?

Tidak selalu. Meskipun luas bangunannya sama-sama 45 m2, tata letak atau denahnya bisa sangat berbeda antara satu developer dengan developer lainnya. Perbedaan ini bisa dipengaruhi oleh bentuk lahan, arah hadap rumah, atau konsep desain yang diusung oleh arsiteknya. Karena itu, jangan pernah berasumsi. Selalu minta dan pelajari gambar denah detail dari rumah yang kamu incar sebelum membuat keputusan.

  1. Kapan saya harus mempertimbangkan rumah 2 lantai?

Ada dua kondisi utama kapan rumah 2 lantai menjadi pilihan yang logis. Pertama, ketika kamu membutuhkan banyak ruang (misalnya, 3 kamar tidur atau lebih) namun luas tanah yang kamu miliki terbatas. Membangun ke atas adalah solusi paling efisien. Kedua, ketika kamu sangat menginginkan pemisahan yang jelas antara area publik (lantai 1 untuk menerima tamu) dan area privat (lantai 2 untuk kamar tidur keluarga). Ini akan memberikan tingkat privasi dan kenyamanan yang lebih tinggi bagi seluruh anggota keluarga.

  1. Apa arti “rumah tumbuh” dan cocok untuk siapa?

Rumah tumbuh adalah sebuah konsep cerdas di mana kamu membangun rumah secara bertahap. Awalnya, kamu membangun rumah inti yang lebih kecil (misalnya bangunan Tipe 36) di atas sebidang tanah yang cukup luas (misalnya tanah 120 m2). Nanti, seiring dengan bertambahnya kebutuhan keluarga dan ketersediaan dana, kamu bisa menambah kamar ke samping, ke belakang, atau bahkan menambah lantai ke atas. Konsep ini sangat cocok untuk keluarga muda yang visioner, yang memiliki bujet awal terbatas tapi punya rencana jangka panjang yang matang.

  1. Saya punya bujet, tapi bingung antara Tipe 45 yang lebih luas atau Tipe 36 di lokasi yang lebih strategis. Mana yang lebih baik?

Ini adalah pertanyaan klasik “lokasi vs ukuran”, dan sebagian besar ahli properti akan setuju: utamakan lokasi. Kenapa? Karena lokasi yang strategis (dekat dengan tempat kerja, sekolah anak, akses tol, stasiun, atau pusat perbelanjaan) akan menghemat waktu, tenaga, dan biaya transportasi harianmu seumur hidup. Selain itu, properti di lokasi prima memiliki potensi kenaikan nilai investasi yang jauh lebih tinggi di masa depan. Ukuran rumah yang lebih kecil bisa diakali dengan desain interior yang cerdas, tapi lokasi yang buruk tidak akan pernah bisa diubah.